INTERPRETASI TES WIDAL PDF

Share Link Tes widal harus dilakukan di rumah sakit atau fasilitas kesehatan Demam tifoid atau tipes adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri jenis Salmonella typhi serta Salmonella paratyphi A, B, dan C. Penyakit ini masih sering ditemukan di negara-negara berkembang, termasuk Indonesia. Tes Widal termasuk salah satu bentuk pemeriksaan medis yang dilakukan untuk memastikan diagnosis demam tifoid. Namun cara membaca tes Widal tipes tidak bisa sembarangan. Kenapa tes Widal banyak digunakan?

Author:Tole Fausar
Country:Cuba
Language:English (Spanish)
Genre:Marketing
Published (Last):13 September 2008
Pages:30
PDF File Size:13.92 Mb
ePub File Size:6.36 Mb
ISBN:928-2-14507-789-5
Downloads:48849
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Melar



Titer antibodi ditunjukkan dengan pengenceran tertinggi yang masih dapat menunjukkan aglutinasi. Pipet serologi 2. Tes tube kecil 75x12mm 3. Omega Febrile test slide 6. Prinsip uji Widal adalah memeriksa reaksi antara antibodi aglutinin dalam serum penderita yang telah mengalami pengenceran berbeda-beda terhadap antigensomatik O dan flagela H yang ditambahkan dalam jumlah yang sama sehingga terjadi aglutinasi.

Pengenceran tertinggi yang masih menimbulkan aglutinasi menunjukkan titer antibodi dalam serum. Teknik aglutinasi ini dapat dilakukan dengan menggunakan uji hapusan slide test atau uji tabung tube test. Uji hapusan dapat dilakukan secara cepat dan digunakan dalam prosedur penapisan sedangkan uji tabung membutuhkan teknik yang lebih rumit tetapi dapat digunakan untuk konfirmasi hasil dari uji hapusan.

Tubuh yang kemasukan Salmonella typhosa akan terangsang untuk membentuk antibody. Antibodi ini bersifat spesifik, artinya hanya bereaksi dengan antigen suspensi kuman tipus, maka akan terjadi aglutinasi. Tube aglutination Siapkan sebuah rak dengan 10 tabung Tambahkan 1,9ml saline pada tabung 1 dan 1,0 ml saline pada tiap tabung lainnya Tambahkan 0,1 ml serum pasien pada tabung 1, campur dengan baik.

Ambil 1,0 ml dari tabung 1 dan pindahkan pada tabung 2, lanjutkan pengenceran secara serial sampai tabung 9 , lalu buang 1 ml dari tabung 9. Tambahkan 1 tetes suspensi antigen yang telah dicampur homogen pada masing-masing tabung. Jangan mencampur suspensi sebelum dipakai. Share to.

DESCARGAR DIBUJO TECNICO BASICO HENRY CECIL SPENCER PDF

Widal test: Principle, Procedure, Results, Interpretation, Significance and Limitation

Titer antibodi ditunjukkan dengan pengenceran tertinggi yang masih dapat menunjukkan aglutinasi. Pipet serologi 2. Tes tube kecil 75x12mm 3. Omega Febrile test slide 6.

GOUNOD REPENTIR PDF

Begini Cara Membaca Tes Widal Tipes yang Tepat

Pemeriksaan ini masih banyak dipakai di negara-negara berkembang dikarenakan biayanya yg relatif terjangkau dan hasilnyapun dapat diketahui dengan segera. Pemeriksaan widal bertujuan untuk mendeteksi adanya antibodi kekebalan tubuh terhadap kuman Salmonela dengan cara mengukur kadar aglutinasi antibodi terhadap antigen O dan H dalam sampel darah. Tubuh kita akan membentuk antibodi jika terpapar kuman Salmonela typhi, baik kuman yg masuk secara alamiah dan menyebabkan sakit, kuman yg masuk namun tidak menunjukan gejala karier ataupun melalui vaksinasi. Pada pasien yg saat ini tidak sedang sakitpun pemeriksaan widal mungkin saja menunjukan hasil yang positif, pada pasien yang mendapat vaksinasi tipoid hasil pemeriksaan widalnyapun bisa positif. Perlu diperhatikan sobat analis semua bahwa pemeriksaan widal yang positif bukan hanya terjadi pada infeksi kuman Salmonella typhi, namun juga akibat infeksi kuman Salmonella yang lain, sehingga pada saat ini pemeriksan ini tidak dapat lagi dijadikan acuan pemeriksaan yg spesifik terhadap penyakit tipoid. Pengambilan sampel pasien untuk pemeriksaan widal juga kadang kurang tepat waktunya, karena berdasarkan perjalanan penyakitnya antibodi terbentuk pada hari ke ke atas, sehingga tidak bijak jika pemeriksaan widal dilakukan sebelum hari ke 5, dan kalaupun pada pemeriksaan wideal didapat hasil yg positif pada sebelum hari ke 5 maka yg terdeteksi tersebut dimungkinkan antibodi yg terbentuk tersebut berasal dari infeksi sebelumnya. Mengingat adanya kelemahan tersebut maka pada saat ini di era kemajuan teknik pemeriksaan laboratorium, pemeriksaan tersebut seharusnya tidak lagi menjadi pilihan, meskipun masih saja dilakukan di laboratorium-laboratorium pratama atau di daerah-daerah dimana teknik pameriksaan yg lain belum tersedia, namun tetap memperhatikan hal-hal penting dalam menegakan diagnosa tipoid yaitu tanda klinis yg menunjang demam lebih dari 7 hari, anamnesis dan pemeriksaan fisik atau dilakukan pemeriksaan widal serial pada minggu ke 1 dan minggu ke 2 dan pada periode convalescence saat demam mulai turun pemeriksaan cukup bermakna jika terdapat kenaikan titer kali.

IMAGING OF THE HEAD AND NECK VALVASSORI PDF

Hal ini mungkin menyebabkan seorang ahli yang sudah berpengalamanpun dapat mengalami kesulitan dalam menegakkan diagnosis demam tifoid apabila hanya berdasarkan gambaran klinis. Oleh karena itu, pemeriksaan laboratorium mikrobiologi tetap diperlukan untuk memastikan penyebabnya. Tes ideal untuk suatu pemeriksaan laboratorium seharusnya bersifat sensitif, spesifik, dan cepat diketahui hasilnya. Dengan kata lain merupakan tes serologi yang digunakan untuk mendeteksi demam typhoid. Pemeriksaan yang positif ialah bila terjadi reaksi aglutinasi antara antigen dan antibodi agglutinin. Antigen yang digunakan pada tes widal ini berasal dari suspense salmonella yang sudah dimatikan dan diolah dalam laboratorium.

EUTANASIA ORTOTANASIA E DISTANASIA PDF

July 02, Suatu jenis Pemeriksaan Serologi. Beberapa hal yang sering disalahartikan : 1. Pemeriksaan widal positif dianggap ada kuman dalam tubuh, hal ini pengertian yang salah. Uji widal hanya menunjukkan adanya antibodi terhadap kuman Salmonella. Pemeriksaan widal yang diulang setelah pengobatan dan menunjukkan hasil positif dianggap masih menderita tifus, ini juga pengertian yang salah. Setelah seseorang menderita tifus dan mendapat pengobatan, hasil uji widal tetap positif untuk waktu yang lama sehingga uji widal tidak dapat digunakan sebagai acuan untuk menyatakan kesembuhan.

Related Articles