BETON PRATEKAN PDF

Meskipun begitu, pada penerapannya terdapat kelebihan dan kekurangan beton prategang yang perlu untuk diketahui. Pada pembahasan kali ini kita akan mengulas lebih jauh mengenai kelebihan dan kekurangan beton prategang dalam penggunaannya pada proses konstruksi. Kelebihan Dan Kekurangan Beton Prategang Kelebihan Beton Prategang Setiap hal memiliki sisi positif dan negatifnya, begitu juga beton prategang yang merupakan salah satu elemen pada bidang konstruksi. Dalam pembahasan mengenai kelebihan dan kekurangan beton prategang, kita akan mengulas mengenai kelebihannya terlebih dahulu. Berikut adalah beberapa kelebihan yang dimiliki oleh beton prategang : 1.

Author:Fausho Voodoogor
Country:Libya
Language:English (Spanish)
Genre:Video
Published (Last):5 May 2006
Pages:379
PDF File Size:9.43 Mb
ePub File Size:19.52 Mb
ISBN:276-7-16966-844-8
Downloads:91335
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Kazragrel



Beton merupakan salah satu elemen konstruksi yang telah digunakan bertahun-tahun lamanya, dan terus berkembang sesuai dengan kebutuhan pembangunan. Salah satu bentuk nyata perkembangan dari beton adalah beton prategang , yang telah banyak digunakan dalam berbagai proyek konstruksi. Mengapa Dibuat Beton Prategang?

Sebelum mengetahui apa itu pengertian beton prategang, maka kita akan membahas hal yang menimbulkan adanya kebutuhan terhadap beton prategang tersebut.

Beton sendiri merupakan elemen konstruksi yang memiliki daya tahan yang kuat dalam menanggung beban berat yang ada di atasnya. Karena itu, material beton kerap dijadikan untuk digunakan pada bagian struktural bangunan atau yang menanggung berat seperti pondasi, jalan raya, jembatan, dan lain sebagainya.

Namun sayangnya meskipun sanggup menahan tekanan dari beban berat diatasnya, beton kurang bisa menahan tekanan dari gaya tarikan. Karena kurang bisa menahan tekanan tarik tersebut, beton pun mudah mengalami keretakan yang tentunya dapat berbahaya bagi stuktur bangunan secara keseluruhan. Oleh karena itulah dibuat beton prategang yang memiliki kekuatan untuk menahan tekanan berat dan tekanan tarikan sekaligus. Berdasarkan kebutuhan akan beton yang memiliki kekuatan terhadap daya tekan berat dan tarik sekaligus itulah, maka beton prategang pun dibuat.

Namun pada intinya, pengertian beton prategang adalah beton yang diberikan tegangan-tegangan internal agar dapat mengurangi atau bahkan menghilangkan gaya tarik di dalamnya. Tegangan internal yang diberikan dalam beton prategang itu sendiri terletak pada bagian tulangan beton, yang terbuat dari material baja. Baja merupakan material yang terkenal memiliki kekuatan terhadap daya tarik yang tinggi, sedangkan beton telah kita ketahui memiliki ketahanan terhadap tekanan beban.

Perpaduan antara material beton dan baja inilah yang kemudian menghasilkan kombinasi kekuatan beton prategang yang tahan terhadap tekanan beban berat dan tekanan tarikan sekaligus.

Selain itu, beton prategang juga memiliki ketahanan yang lebih baik terhadap tegangan lentur yang terdapat pada stuktur bangunan jika dibandingkan dengan beton bertulang. Seperti halnya tekanan tarik, tegangan lentur juga dapat menyebabkan keretakan pada beton yang tidak memiliki kekuatan dan ketahanan.

Menggunakan beton yang tidak kuat menahan tekanan dan tegangan tersebut tentunya akan membuat stuktur bangunan tersebut lebih cepat rusak dan dapat menimbulkan hal-hal yang membahayakan. Metode Pelaksanaan Aplikasi Beton Prategang Setelah mengetahui pengertian beton prategang, selanjutnya kita akan membahas mengenai metode pelaksanaan kerja dari beton prategang itu sendiri. Cara kerja yang dimaksud adalah pemberian tekanan tegangan internal pada beton, dimana tegangan tersebut akan mengurangi atau bahkan menghilangkan gaya tarikan yang ada.

Terdapat dua metode pelaksanaan kerja yang diterapkan dalam pengaplikasian beton prategang, yaitu: 1. Metode Beton Prategang Pre-Tensioned Metode Beton Pratarik Metode ini disebut juga dengan metode pra tarik, dimana pemberian tegangan dilakukan ketika beton belum dicor dan mengeras.

Gaya konsentris yang ada pada tegangan pun dipertahankan hingga beton benar-benar sudah mengeras. Proses pembuatannya menggunakan kabel tendon yang kemudian diikat pada dua buah angkur yaitu angkur hidup dan angkur mati. Metode kerjanya adalah angkur hidup yang telah ditanam pada beton ditarik menggunakan dongkrak.

Hal ini bertujuan agar kabel tendon yang ada didalamnya menjadi bertambah panjang. Metode Beton Prategang Post-Tensioned Metode Beton Pasca Tarik Metode ini disebut juga dengan metode pasca tarik, yaitu pemberian tegangan beton dilakukan ketika beton sudah mengeras. Aplikasi beton prategang pasca tarik umumnya digunakan pada konstruksi jembatan bentang menengah hingga bentang panjang. Dalam metode ini tidak diharuskan menggunakan kabel tendon yang diikat pada angkur hidup dan angkur mati.

Namun proses pembuatannya yaitu dengan cara beton dibiarkan mengeras hingga mencukupi umur beton tersebut. Kemudian dongkrak dipasang pada angkur dan kabel tendon ditarik hingga mencapai tegangan yang telah direncanakan sebelumnya. Demikianlah pembahasan mengenai pengertian beton prategang , berikut mengapa beton tersebut dibuat dan cara kerja dari beton prategang itu sendiri. Penggunaan beton prategang dalam proyek konstruksi memang sangat membantu dalam berbagai pembangunan yang ada.

Dengan adanya beton yang kuat dan berkualitas, tentunya akan dihasilkan bangunan yang baik serta tahan lama juga. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda! Posted in Beton Prategang , News and tagged Beton prategang.

Contact Us Jl. Sirojul Munir Jatiasih, Bekasi.

ALDO DREA MATTOS PDF

Kelebihan Dan Kekurangan Beton Prategang

Beton pratekan I. Sejarah Pekembangan Beton Pratekan Beton adalah suatu bahan yang mempunyai kekuatan yang tinggi terhadap tekan, tetapi sebaliknya mempunyai kekuatan relative sangat rendah terhadap tarik. Beton tidak selamanya bekerja secara efektif didalam penampang-penampang struktur beton bertulang, hanya bagian tertekan saja yang efektif bekerja, sedangkan bagian beton yang retak dibagian yang tertarik tidak bekerja efektif dan hanya merupakan beban mati yang tidak bermanfaat. Hal inilah yang menyebabkan tidak dapatnya diciptakan srtuktur-struktur beton bertulang dengan bentang yang panjang secara ekonomis, karena terlalu banyak beban mati yang tidak efektif. Disampimg itu, retak-retak disekitar baja tulangan bisa berbahaya bagi struktur karena merupakan tempat meresapnya air dan udara luar kedalam baja tulangan sehingga terjadi karatan. Putusnya baja tulangan akibat karatan fatal akibatnya bagi struktur.

BUILDING CONSTRUCTION HANDBOOK CHUDLEY PDF

Pengertian Beton Prategang

Sedangkan baja adalah suatu material yang mempunyai kekuatan tarik yang sangat tinggi. Dengan mengkombinasikan beton dan baja sebagai bahan struktur maka tegangan telah dipikulkan kepada beton sementara tegangan tarik dipikulkan kepada baja. Pada struktur dengan bentang yang panjang, struktur bertulang biasa tidak cukup untuk menahan tegangan lentur sehingga terjadi retak-retak di daerah yang mempunyai tegangan lentur, geser atau puntir yang tinggi. Untuk mengatasi keretakan serta berbagai keterbatasan yang lain maka dilakukan penegangan pada struktur beton bertulang. Sistem penegangan ini mulai digunakan pada tahun saat PH. Jakson dari Amerika Serikat membuat kontruksi pelat atap. Di Jerman pada tahun , CEW Doehring mendapatkan hak paten untuk penegangan plat beton dengan kawat baja.

COADE PIPE STRESS ANALYSIS SEMINAR NOTES PDF

Menu utama

Sejarah Beton adalah suatu bahan yang mempunyai kekuatan yang tinggi terhadap tekan, tetapi sebaliknya mempunyai kekuatan relative sangat rendah terhadap tarik. Putusnya baja tulangan akibat karatan fatal akibatnya bagi struktur. Dengan kekurangan-kekurangan yang dirasakan pada struktur beton bertulang seperti diuraikan diatas, timbullah gagasan untuk menggunakan kombinasi-kombinasi bahan beton secara lain, yaitu dengan memberikan pratekanan pada beton melalui kabel baja tendon yang ditarik atau biasa disebut beton pratekan. Beton pratekan pertama kali ditemukan oleh Eugene Freyssinet seorang insinyur Perancis.

THE CONCUBINE BY ELECHI AMADI PDF

Sedangkan baja adalah suatu material yang sangat tahan terhadap tarikan. Dengan mengkombinasikan antara beton dan baja dimana nanti akan disebut sebagai beton bertulang reinforced concrete. Jadi pada beton bertulang, beton hanya memikul tegangan tekan, sedangkan tegangan tarik dipikul oleh baja sebagai penulangan rebar. Hal ini dapat dilihat pada sketsa gambar disamping.

Related Articles